No image available for this title

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI SOSIAL PENGURUS IPNU IPPNU KOMISARIAT MA MA'ARIF AL MUKARROM KAUMAN SUMOROTO MASA KHIDMAD 2017/2018



ABSTRAK

Munawaroh, Siti. 2018.Fenomena Bullying antar Siswa di Sekolah Dasar (Studi Kasus di SDN Kutuwetan Jetis Ponorogo) Tahun 2017/2018. Skripsi. Program Strata Satu (S1), Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo. Pembimbing: (I) Dr. Murdianto, M.Si, (II) Samsudin, M.Pd

Kata Kunci: Bullying, Sekolah

Penelitian ini berusaha menganalisis Fenomena Bullying antar Siswa di Sekolah Dasar (Studi Kasus di SDN Kutuwetan Jetis Ponorogo) Tahun 2017/2018. Menurut Kepala Sekolah, di SDN Kutuwetan terkait fenomena bullying sudah menjadi hal yang wajar terjadi.Fenomena bullying telah menjadi bagian dari dinamika sekolah. Umumnya bullying lebih dikenal dengan istilah seperti pemalakan, pengucilan, intimidasi dan lain-lain. Fenomena tersebut seharusnya ditangani dengan benar karena akan memberikan dampak bagi pelaku maupun korban. Di SDN Kutuwetan belum memiliki kebijakan terkait penanganan bullying.Untuk mendeskripsikan masalah di atas, maka peneliti membuat rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana bentuk-bentuk kasus bullying antar siswa di SDN Kutuwetan Jetis Ponorogo?, (2) Apa dampak bullying pada siswa di SDN Kutuwetan Jetis Ponorogo?, (3) Bagaimana upaya wali kelas dalam mengatasi bullying di SDN Kutuwetan Jetis Ponorogo?.
Penelitian ini menggunakan metodologi dengan pendekatan kualitatif. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan, sedangkan sumber datanya adalah kepala sekolah, guru kelas dan siswa. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Bentuk-bentuk kasus bullying antar siswa yang terjadi di SDN Kutuwetan Jetis Ponorogo yaitu menjahili dengan menyembunyikan barang-barang milik korban, mengucilkan, mengintimidasi dan memanggil dengan nama julukan bukan nama sebenarnya, (2) Dampak bullying bagi siswa di SDN Kutuwetan Jetis Ponorogo yaitu menyebabkan kurangnya rasa percaya diri, cenderung menyendiri, konsentrasi belajar berkurang, sering kali absen tanpa sebab yang pasti dan nilai akademik menurun. Sedangkan dampak bagi pelaku bullying yaitu ia akan merasa berkuasa, populer dikalangan teman-temannya dan merasa bahwa dirinya lebih dari segi kemampuan, (3) Upaya wali kelas dalam mengatasi bullying di SDN Kutuwetan Jetis Ponorogo dengan melakukan konseling individual kepada pelaku dan korban serta pemberian sanksi kepada para pelaku bullying.


Ketersediaan

S08336SKR MUN p 015My Library (SKRIPSI PAI 2018)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
SKR MUN p 015
Penerbit INSURIPO : Ponorogo.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SKR MUN p 015
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this