Detail Cantuman
ANALISIS APLIKASI AKAD MURABAHAH PADA PRODUK BSM OTO DI BANK SYARIAH MANDIRI KCP PONOROGO
ABSTRAK
Lidya Yuliana, 2016, Analisis Aplikasi Akad Murabahah pada Produk BSM OTO
di Bank Syariah Mandiri KCP Ponorogo. Skripsi. Program Strata Satu (S1),
Program Studi Hukum Ekonomi Islam, Fakultas Syariah Institut Agama
Islam Sunan Giri Ponorogo. Pembimbing: (1) Unun Raudlatul Jannah,
M.Ag. (II) Suad Fikriawan, S.E, M.A.
Kata Kunci: Akad Murabahah, Pembiayaan, Bank Syariah Mandiri
Akad murabahah merupakan salah satu akad pembiayaan yang paling
dominan digunakan oleh para praktisi perbankan. Idealnya dalam transaksi
murabahah dalam perbankan menghendaki transaksi jual beli antara bank dengan
pemilik barang (supplier) dan antara bank dengan nasabah. Namun dalam
prakteknya yang terjadi adalah transaksi jual beli antara supplier dengan nasabah
yang dibuktikan dengan BPKB atau cover note yang dikeluarkan oleh pihak
penyedia barang. Di sini seolah-olah bank hanya bertindak sebagai penyedia dana
bagi nasabah dan kedudukan nasabah bukanlah sebagai pembeli tetapi semata-mata
hanya sebagai pengguna jasa pembiayaan yang disediakan oleh bank. Dari
pemikiran tersebut fokus permasalahan yang diteliti adalah mengenai aplikasi akad
murabahah di Bank Syariah Mandiri KCP Ponorogo dan faktor-faktor yang
menjadi kendala pelaksanaan pembiayaan murabahah di Bank Syariah Mandiri
KCP Ponorogo tersebut.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang
menggunakan analisis reduksi data, yaitu dengan mendeskripsikan data-data yang
penulis kumpulkan dari hasil wawancara dan dokumentasi selama mengadakan
proses penelitian di Bank Syariah Mandiri KCP Ponorogo.
Kesimpulan yang didapat dari penelitian dan pengelolaan data ini adalah
aplikasi akad pembiayaan murabahah pada produk BSM OTO di BSM KCP
ponorogo menggunakan akad murabahah bil wakalah. Adapun aplikasi akad
murabahah ini tidak sesuai dengan fatwa DSN MUI No.04/DSN-MUI/IV/2000.
Faktanya akad wakalah yang terjadi adalah akad wakalah yang terselubung, karena
batasan kapan dimulainya wakalah dan kapan diakhiri tidak jelas. Sedangkan akad
yang dominan dipakai adalah akad murabahah, namun dalam prakteknya terdapat
akad wakalah. Sedangkan kendala aplikasi akad murabahah pada produk BSM Oto
adalah bank tidak mampu memenuhi beberapa ketentuan dalam fatwa DSN,
penerima pembiayaan pemilikan mobil terlambat membayarkan angsuran
melampui batas waktu yang telah ditentukan, penerima pembiayaan pemilikan
mobil tidak mampu membayar besaran angsuran seperti yang telah disepakati
karena pailit, resiko barang jaminan bergerak yang arang jaminan yang bersifat
bergerak memiliki resiko yang tinggi sebab apabila terjadi eksekusi akan barang
bisa saja berpindah ke tempat lain yang lebih jauh dari tempat tinggal nasabah, dan
dalam hal pemasaran bank kalah saing dengan perusahaan leasing.
Ketersediaan
| S02009 | SKR Yul a 003 | My Library | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
SKR Yul a 003
|
| Penerbit | INSURPO : Ponorogo., 2016 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
SKR Yul a 003
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Progdi Muamalah
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






