Detail Cantuman
PERSEPSI REMAJA USIA SMP TENTANG HIDUP BEBAS (Studi Kasus di RT 01/RW 01 Dukuh Bentis Desa Wagir Lor Ngebel Ponorogo)
ABSTRAK
Purnomo. 2014. Persepsi remaja usia SMP tentang hidup bebas (Studi Kasus di RT 01 RW 01 Dukuh Bentis Desa Wagir Lor Ngebel Ponorogo) Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama islam Jurusan Tarbiyah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo (INSURI) Pembimbing I, Drs. Moh. Ali Fikri, M.Pd.I, Pembimbing II, Asmawi, S.Ag.
Kata kunci: persepsi, remaja, pergaulan bebas
Dalam setiap masalah pada dasarnya setiap remaja memiliki persepsi yang berbeda-beda, termasuk dalam hal berpacaran, melihat tayangan pornografi maupun seks bebas. Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, dari pengalaman, cara memandang maupun kebutuhan remaja itu sendiri. Skripsi ini melaporkan hasil penelitian, dengan rumusan masalah: (1) Bagaimana persepsi remaja usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) tentang aktifitas pacaran? (2) Bagaimana persepsi remaja usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) tentang penggunaan media pornografi? (3) Bagaimana persepsi remaja usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) tentang seks bebas?
Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif yaitu untuk menggambarkan atau mendiskripsikan persepsi remaja dukuh Bentis tentang hidup bebas, yang dilakukan di Rt 01 Rw 01 dukuh Bentis desa Wagirlor Ngebel Ponorogo. Dengan prosedur penelitian melalui teknik, observasi dan wawancara. Data yang terkumpul terkait persepsi remaja dukuh Bentis tentang hidup bebas dianalisis dengan cara deskriptif kualitatif.
Berdasarkan analisis data didapatkan kesimpilan bahwa, (1) Dalam persepsi remaja dukuh Bentis terdapat dua Persepsi tentang pacaran yaitu:Pertama pacaran dipandang tidak penting pacaran dianggap mengganggu waktu sekolah, dan belajar berkurang, Kedua dianggap, wajar, sah, perlu dan penting, karena dengan memiliki pacar di sekolah dapat memberi motivasi dan semangat dalam belajar sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar. (2) Dalam persepsi remaja dukuh Bentis pornografi adalah suatu bentuk tontonan yang tidak senonoh, tidak sopan, tidak layak untuk dilihat bahkan tidak layak untuk ditiru. (3) Dalam persepsi remaja dukuh Bentis seks bebas adalah suatu perbuatan yang sangat tidak baik, perbuatan tercela dimana seks bebas tidak perlu dilakukan maupun ditiru, seks bebas adalah perbuatan dosa.
Ketersediaan
| S08003 | SKR Pur p 003 | My Library | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
SKR Pur p 003
|
| Penerbit | INSURPO : Ponorogo., 2014 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
SKR Pur p 003
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Progdi PAI
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






